Selasa, 04 Oktober 2022

Cerita Rizal Pembarong Reog Ponorogo, Ikuti Goes to Europe



Rizal Sahmura pembarong berusia 28 tahun ini belum pernah traveling ke luar negeri. Apalagi, mengunjungi empat negara sekaligus. 

Rizal mendapat kesempatan emas bersama kontingen Reog Ponorogo menjalani Goes to Europe ke Belanda, Belgia, Jerman, dan Prancis. 

‘’Saya terpilih menjadi anggota kontingen, bangganya bukan main,’’ kata Rizal sesaat setelah kedatangannya dan rombongan disambut Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Ruang Bantarangin, Senin (26/9/2022) kemarin.

Hati Rizal kian berbunga ketika para bule kagum dengan kekuatan pembarong yang mampu menopang topeng besar berupa barongan dan macan seberat puluhan kilogram. Belum ditambah beban seorang penonton yang duduk di atas barongan. ‘

’Dengan kekuatan gigi dan kepala sambil menari,’’ ujar Rizal menirukan pertanyaan penonton yang merasa penasaran.

Bapak satu anak itu sudah kali kedua menjadi bagian misi kebudayaan ke luar negeri setelah sebelumnya pernah sekali pentas reog di Belanda. 

Namun, tampil di empat negara sekaligus memberikan sensasi yang jauh berbeda. Apalagi, anggota kontingen terdiri 14 seniman tanpa ada pejabat dari Pemkab Ponorogo yang mendampingi. 

Workhsop selepas pertunjukan menjadi ajang efektif bagi seniman dan penonton luar negeri berinteraksi. ‘’Mereka ingin belajar menari dan memainkan gamelan reog,’’ ungkapnya.

Mayoritas anggota kontingen piawai menarikan gerakan sejumlah tokoh reog serta memainkan beragam gamelan. Rizal hanya kurang menguasai tiupan serompet yang melengking. Tak pelak, peserta workshop mendapat bimbingan langsung dari 14 seniman. 

Delegasi kebudayaan dari Ponorogo juga menghadiahkan seperangkat alat kesenian reog untuk warga Prancis dan Jerman. ‘’Kami sedikit terkendala soal bahasa,’’ ujar Rizal yang sudah belajar menari reog sejak kelas V sekolah dasar itu. (Red, foto: Kominfo Ponorogo)

0 komentar:

Posting Komentar