Senin, 18 September 2023

Fakta Menarik Buah Matoa Asal Papua


Buah Matoa tanaman khas Papua ini memiliki rasa campuran rambutan, leci, lengkeng, dan bertekstur juicy. Bentuk buahnya lonjong dengan daging tebal dan mudah lepas dari biji. 

Mendapatkan buah matoa pun tidak harus jauh ke Papua, di pasar maupun toko buah di berbagai kota, terlihat banyak pedagang menawarkan. 

Kebetulan pas beli di toko buah di kawasan Gresik, penjual menawarkan perkilo Rp45.000. "Biasanya lebih mahal, Rp 65.000 perkilo. Ini pas lagi murah dan musim," ujar Yanto pemilik toko buah.

Buah matoa (pometia pinnata) famili Sapindaceae sangat erat dengan leci dan maple. 

Memiliki pohon setinggi rata rata 18 meter, berdiameter rata-rata maksimum 100 cm. dan berbuah setahun sekali. 

Pohon matoa berbunga pada Juli sampai Oktober dan berbuah tiga atau empat bulan kemudian.


Buah matoa memiliki sumber nutrisi yang baik untuk tubuh, karena kaya vitamin C dan vitamin E. Matoa memiliki kandungan gizi; kalori, air, protein, kalori, lemak, karbohidrat, serat, kalsium dan fosfor.

Kayu pohon matoa dapat digunakan untuk bangunan rumah dan jembatan, meubel, lantai, moulding, perkapalan, tangkai peralatan dan alat olah raga. 

Pepagan/kulit kayu digunakan sebagai bahan obat. Pohonnya yang rindang berfungsi sebagai peneduh dan buahnya bisa dikonsumsi. (Red, berbagai sumber)

0 komentar:

Posting Komentar