Sabtu, 21 Agustus 2021

Pai Susu Bali Pengaruh Kuliner Asal China dan Portugis


Pai susu yang biasa dibeli di Bali, ternyata berasa dari budaya Asia dan Eropa yang sejarahnya panjang.

Asal muasal pai dari Hong Kong hingga ke penjajahnya, yaitu Inggris. Pai susu dari Hong Kong yang biasa dijajakan di kedai, menjadi pelengkap teh (cha); sebuah budaya yang di Hong Kong diserap dari budaya ngeteh para penjajahnya. 

Sedangkan di Indonesia, pai susu mendapat pengaruh dari Portugis, saat  menjalin hubungan perdagangan rempah-rempah dan menjadi negara kolonialisasi Portugis.

Pai asal Portugis bernama pastéis de nata dengan isian tar (krim) lebih banyak dan pinggiran.

Pai susu asal Bali, menggabungkan pinggiran pastéis de nata dengan isian daahn taat sehingga menjadi pai dengan pinggiran renyah diisi tar yang lumer kala dinikmati. Paling cocok dinikmati selagi hangat dan didampingi teh.

Pai susu di Asia, sudah ada di China dengan nama daahn taat (Kanton) karena pengaruh Inggris. Popularitasnya lalu menjalar ke Hong Kong dan mulai dijual di kedai teh Hong Kong (cha chaan teng) hingga laris manis.

Seiring terjadinya persebaran penduduk dibarengi dengan akulturasi budaya, kuliner ini pun turut menyebar di Nusantara sebagai salah satu kuliner peranakan. (Sumber: Kemenparekraf)

0 komentar:

Posting Komentar