Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2026

Cheng Hoo Cup 2 Tutup Turnamen, Persahabatan Atlet Veteran Makin Erat



SURABAYA — Semangat olahraga dan persahabatan lintas negara mewarnai penutupan Cheng Hoo Cup 2 Surabaya International Veteran Table Tennis Championship di Gedung Olahraga CLS Kertajaya, Surabaya, Minggu (6/9/2026).


Turnamen yang berlangsung sejak 4 September tersebut diikuti sekitar 300 atlet veteran dari enam negara, yakni Indonesia, Tiongkok, Jepang, Kamboja, Thailand, dan Australia. Kegiatan ini diselenggarakan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia dan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.


Ketua Panitia sekaligus Dewan Pengawas Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, Sutiono Adi Tjandra, mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran turnamen. Ia berharap Cheng Hoo Cup dapat kembali digelar tiga tahun mendatang dengan jumlah peserta dan negara yang lebih banyak.


Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur, Muhammad Nabil, juga mengapresiasi kehadiran ratusan atlet veteran. Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong masyarakat tetap aktif berolahraga sekaligus membuka peluang regenerasi atlet tenis meja.



Antusiasme turut dirasakan atlet veteran asal Thailand, Nattapon Chirawatanakerd. Ia mengaku senang mengikuti turnamen dan berharap dapat kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya.


Sementara itu, Ismu Harinto berhasil meraih juara pertama kategori Tunggal Veteran Putra kelompok usia 50–59 tahun. Ia menilai Cheng Hoo Cup menjadi wadah penting bagi atlet veteran untuk tetap aktif dan berprestasi di tingkat internasional.


Penutupan diawali pertandingan final seluruh kategori, dilanjutkan doa penutup dan penyerahan hadiah uang pembinaan kepada para pemenang. Ketua Panitia, Sutiono Adi Tjandra, kemudian secara resmi menutup turnamen.


Berakhirnya Cheng Hoo Cup 2 menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana menjaga kebugaran, meraih prestasi, sekaligus mempererat persahabatan lintas usia dan negara.

Jumat, 04 September 2026

300 Atlet Veteran Internasional Bertanding di Cheng Hoo Cup 2 Surabaya


 

SURABAYA, 4 September 2026 — Sebanyak 300 atlet veteran dari Indonesia, Tiongkok, Jepang, Kamboja, Thailand, dan Australia mengikuti Cheng Hoo Cup 2 Surabaya International Veteran Table Tennis Championship yang berlangsung 4–6 September 2026 di Gedung Olahraga CLS Kertajaya, Surabaya.


Turnamen ini diselenggarakan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI). Ketua Panitia sekaligus Dewan Pengawas YHMCHI, Sutiono Adi Tjandra, mengatakan jumlah peserta meningkat dua kali lipat dibanding penyelenggaraan pertama tiga tahun lalu yang diikuti sekitar 150 atlet.


Menurut Sutiono, Cheng Hoo Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar-atlet, memperkenalkan nama Cheng Hoo di tingkat nasional dan internasional, sekaligus mendukung perkembangan tenis meja Indonesia.


Kejuaraan mempertandingkan kategori tunggal putra dan putri usia 40, 50, dan 60 tahun serta beregu putra. Hadiah yang disiapkan mencapai 1.200 dolar Amerika Serikat untuk beregu putra dan 800 dolar Amerika Serikat untuk kategori tunggal.


Ketua YHMCHI, H.A. Nurawi, mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai negara. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia, Peter Layardi Lay, menilai kejuaraan veteran dapat menjaga semangat olahraga sekaligus menginspirasi atlet muda untuk berprestasi.



Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, serta Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Ye Su. Keduanya menilai kegiatan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan olahraga sekaligus memperkuat hubungan dan persahabatan antarnegara.


Tokoh pengusaha DR. HC. Alim Markus turut memberikan dukungan dan mengungkapkan bahwa tenis meja menjadi salah satu olahraga yang rutin ia lakukan untuk menjaga kesehatan. Dewan Pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya, HMY Bambang Sujanto, juga mengajak para atlet menjunjung tinggi sportivitas.


Pembukaan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, doa, santunan bagi anak yatim, sambutan para tokoh, serta penghargaan kepada donatur. Sejumlah tokoh juga turut bermain tenis meja secara simbolis sebelum pertandingan dimulai.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus, pembina, dan penasihat YHMCHI, tokoh pengusaha dan masyarakat Tionghoa Surabaya, perwakilan Konsulat Jenderal Jepang dan Australia, Polda Jawa Timur, instansi terkait, serta para atlet dan pecinta tenis meja.


Cheng Hoo Cup 2 diharapkan menjadi wadah kompetisi yang sehat bagi atlet veteran sekaligus memperluas persahabatan lintas negara dan mendorong perkembangan tenis meja di Indonesia. (Red)

Jumat, 07 Agustus 2026

Pasar Atom Gelar Kejuaraan Renang Pemula untuk Cetak Bibit Atlet


 

Sebanyak 200 perenang pemula dari berbagai kota mengikuti Atom Swimming Competition 2026 yang digelar di Kolam Renang Pasar Atom, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Kejuaraan hasil kolaborasi Manajemen Pasar Atom, Akuatik Indonesia, dan Lunox ini menjadi ajang bagi peserta usia 5 tahun hingga kategori Open 16 tahun ke atas untuk merasakan pengalaman bertanding sekaligus mengasah kemampuan.


Para peserta berlaga di nomor gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan kaki gaya bebas. Berbeda dengan kejuaraan atlet elite, kompetisi ini memang dikhususkan sebagai wadah pembinaan bagi perenang pemula agar terbiasa dengan atmosfer pertandingan dan menjunjung sportivitas.


Perwakilan Manajemen Pasar Atom, Denny Harryson, mengatakan setiap atlet hebat selalu memulai perjalanan dari kesempatan pertama untuk berkompetisi.


"Setiap atlet hebat pasti pernah menjadi seorang pemula. Melalui Atom Swimming Competition, kami ingin memberikan ruang bagi siapa saja untuk berani memulai dan merasakan pengalaman berkompetisi. Kami percaya prestasi besar selalu diawali dari kesempatan pertama," ujarnya.




Menurut Denny, Pasar Atom juga terus mengembangkan fasilitasnya sebagai pusat aktivitas olahraga. Setelah menggelar kejuaraan padel, basket, dan renang, ke depan Pasar Atom menargetkan menghadirkan sekitar 20 cabang olahraga, mulai dari senam, zumba, modern dance, taekwondo, hingga karate.


"Orang tuanya bisa berbelanja di Pasar Atom, anak-anaknya bisa berolahraga dan meraih prestasi," katanya.


Antusiasme peserta terlihat dari dukungan keluarga yang memadati arena pertandingan. Salah satunya Bryan Conrad Wijaya (7), siswa SD Sampoerna yang mengaku senang bisa mengikuti kompetisi tersebut. Dia berhasil meraih juara pertama setelah rutin menjalani latihan setiap hari. Orang tuanya berharap ajang seperti ini dapat meningkatkan kemampuan sekaligus kepercayaan diri anak.


Melalui Atom Swimming Competition 2026, Manajemen Pasar Atom berharap dapat melahirkan lebih banyak bibit perenang muda sekaligus memperkuat peran Pasar Atom sebagai ruang publik yang aktif menghadirkan kegiatan olahraga bagi masyarakat.

Kamis, 14 Mei 2026

Dari Tenis ke Padel, Alicia Kate Sianto Kejar Mimpi Jadi Atlet Profesional


Semangat olahraga padel kini semakin terasa di Jawa Timur. Dalam gelaran perdana East Java Junior Padel 2026 yang diselenggarakan PBPI Jawa Timur bersama Atom Sports Center Pasar Atom pada 9–10 Mei 2026, sosok muda Alicia Kate Sianto menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian.

Siswi Little Sun School itu tampil penuh percaya diri di kategori usia 12–14 tahun. Meski masih muda, Alicia menunjukkan keseriusannya menekuni olahraga padel lewat latihan rutin yang dijalaninya hingga tiga kali dalam seminggu.

“Saya memang suka olahraga tenis dan padel. Latihan seminggu tiga kali, bahkan bisa lebih,” ujar putri pasangan Erik Sianto dan Lidya Wati Sanjaya tersebut.

Sebelum mengenal padel, Alicia lebih dulu aktif bermain tenis. Namun karakter permainan padel yang cepat, seru, dan menantang membuatnya semakin tertarik untuk mendalaminya. Dari sekadar hobi, kini Alicia mulai memiliki mimpi untuk menjadi atlet profesional di cabang olahraga yang tengah naik daun itu.

Turnamen East Java Junior Padel 2026 sendiri menjadi ajang pembinaan atlet muda pertama yang digelar PBPI Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti peserta kelompok usia 12 hingga 20 tahun, baik putra maupun putri, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov 2027 dan PON 2028.




Ketua Umum PBPI Jawa Timur, Rudie Risdianto, menjelaskan turnamen ini menggunakan format Americano Series, di mana setiap pemain akan terus berganti pasangan di setiap ronde. Format tersebut dinilai mampu melatih kemampuan adaptasi dan komunikasi para atlet muda.

Selain pertandingan, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti free coaching clinic, free main bareng (mabar), hingga trial Head Ball yang semakin menambah antusiasme peserta dan pengunjung.

Wakil Ketua PBPI, Denny Harryson, berharap turnamen junior ini dapat menjadi awal lahirnya bibit-bibit atlet padel masa depan dari Jawa Timur.

“Turnamen junior ini diharapkan menjadi awal lahirnya bibit atlet padel masa depan sekaligus persiapan menuju Porprov 2027 dan PON 2028,” ujarnya.

Tak hanya menyenangkan, padel juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dalam satu jam permainan, olahraga ini mampu membakar sekitar 450 hingga 1.000 kalori, meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, memperkuat otot tubuh, serta melatih refleks dan koordinasi.

Bermain padel juga efektif membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati karena dilakukan dalam atmosfer sosial yang menyenangkan. Tak heran jika olahraga ini semakin digemari anak muda, termasuk Alicia yang kini semakin mantap mengejar mimpinya di dunia padel.

Senin, 04 Mei 2026

Seribu Atlet Ramaikan Kejurnas Wushu Surabaya 2026, ATTI Jadi Juara Umum

 


Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Wali Kota Surabaya 2026 berlangsung meriah di Fairway Nine Mall pada 1–3 Mei 2026, sebagai bagian dari Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya. Ajang ini diikuti sekitar seribu atlet dari berbagai daerah dan menjadi sarana pembinaan serta seleksi menuju Porprov Jawa Timur 2027.


Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia (ATTI) tampil sebagai juara umum dengan raihan 46 medali, terdiri atas 26 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Prestasi tersebut diraih meski hanya menurunkan 31 atlet, jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.


Ketua Umum ATTI, Laoshi Adi Setiago, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan peningkatan kualitas atlet taijiquan. Ia juga berharap ATTI semakin solid dan konsisten melahirkan prestasi.


Ketua Pengkot Wushu Surabaya, Chriswanto Agus Hariono, mengapresiasi kontribusi ATTI dalam pengembangan wushu, sementara Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menilai kejuaraan ini penting dalam pembinaan atlet berkelanjutan. Kabid Kepemudaan dan Olahraga Indrianto menambahkan, ajang ini berperan membentuk mental atlet sejak dini.


Kejuaraan mempertandingkan nomor taolu, tradisional, wing chun, hingga veteran, dengan peserta dari usia 8 tahun hingga lansia. Ajang ini diharapkan terus menjadi wadah pembinaan dan pencetak atlet wushu berprestasi nasional.




Senin, 05 Januari 2026

Laoshi Adi Setiago Bagikan Ilmu Tian Xia Taiji Quan 9 Jurus

 


Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Taijiquan Tian Xia Indonesia (DPC ATTI) Kota Malang menggelar Seminar dan Pelatihan Tian Xia Taiji Quan 9 Jurus, pada 21 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Laoshi Adi Setiago, yang dikenal aktif mengembangkan Taijiquan di Indonesia.


Dalam sambutannya, Laoshi Adi Setiago mengaku senang dapat menjadi bagian dari seminar tersebut. Beliau menjelaskan bahwa Taijiquan bukan hanya seni bela diri, tetapi juga olahraga kesehatan yang telah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, serta kekuatan internal dan eksternal tubuh.


“Saya berharap seminar ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi kita semua. Mari kita mulai dengan membuka pikiran, hati, dan tubuh yang rileks, sehingga kita bisa belajar dengan seksama dan bersama-sama mengeksplorasi Tian Xia Taijiquan 9 jurus,” ujarnya.


Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan agar para pencinta Taijiquan dapat lebih memahami esensi Taijiquan sehingga kemampuan berlatih dapat meningkat lebih cepat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi dan visi ATTI dalam mengembangkan Taijiquan agar memberi manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengetahuan awal bagi peserta yang ingin menekuni jalur kepelatihan Taijiquan.


Lebih lanjut, Laoshi Adi Setiago memaparkan rangkaian Tian Xia Taiji Quan 9 Jurus (天下太极拳九式) yang dipelajari dalam seminar, yaitu:


1. 童子拜佛 (Tóng Zǐ Bài Fó)

2. 斜行 (Xié Xíng)

3. 揽扎衣 (Lǎn Zhā Yī)

4. 如封似闭 (Rú Fēng Shì Bì)

5. 单鞭 (Dān Biān)

6. 左右搬拦捶 (Zuǒ Yòu Bān Lán Chuí)

7. 当头炮 (Dāng Tóu Pào)

8. 擺蓮拍脚 (Bǎi Lián Pāi Jiǎo)

9. 金刚搗碓 (Jīn Gāng Dǎo Duì)

10. 收势 (Shōu Shì)


Sementara itu, Ketua KORMI Kota Malang Bapak Sofian Eddy Jarwoko menyampaikan apresiasinya atas keberadaan ATTI yang dinilai memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dan berlatih Taijiquan bersama ATTI, karena selain menyehatkan juga membuka peluang untuk meraih prestasi.


Ibu Dahlia Ketua DPC ATTI Kota Malang selaku penyelenggara seminar, mengucapkan terima kasih kepada Laoshi Adi Setiago dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berharap seminar ini membawa manfaat besar serta menambah wawasan dan pemahaman peserta tentang Taijiquan.


Salah satu peserta, Rasmono Sudarjo, mengungkapkan ketertarikannya bergabung dengan ATTI karena merasakan manfaatnya bagi kesehatan. Ia mengikuti seminar tersebut sebagai upaya untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan mengenai Tian Xia Taiji Quan 9 Jurus.


Sebagai penutup acara, seluruh peserta seminar menerima sertifikat yang diserahkan langsung oleh Laoshi Adi Setiago. 


Perlu diketahui, Laoshi Adi Setiago merupakan guru yang mumpuni di bidang pengembangan Taijiquan. Komitmennya dalam dunia Taijiquan juga dituangkan melalui karya tulis berjudul “Pelatih Tai Ji Quan yang Handal”, yang diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pembelajaran bagi masyarakat luas.


Di bawah pembinaannya, ATTI berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Terbaru, ATTI meraih Juara Umum Kelompok Veteran pada Kejuaraan Wushu Sidoarjo Piala KONI Sidoarjo 2025. Sebelumnya, ATTI juga sukses merebut Juara Umum Kejuaraan Veteran Wushu Piala Wali Kota Batu Tingkat Nasional 2024, menunjukkan konsistensi prestasi di tingkat nasional.


Tak hanya berorientasi pada prestasi, Laoshi Adi Setiago juga aktif mempopulerkan olahraga Taijiquan di tanah air. Ia mengajak berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, generasi muda, hingga lansia, untuk mengenal dan berlatih Taijiquan bersama sebagai bagian dari gaya hidup sehat.


Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan berkelanjutan, ATTI terus menggaungkan semboyan: Sehat, Semangat, Jaya. (Red)


Kamis, 21 Agustus 2025

Dari Kesehatan hingga Kebersamaan, Hakka Line Dance Rayakan HUT RI ke-80

 


SURABAYA – Suasana Selasa malam (12/8/2025) di destinasi wisata baru bergaya Tiongkok, Park Shanghai, Surabaya Timur, terasa semakin hidup. Puluhan anggota Hakka Line Dance yang dipimpin Ani Tjendrawati tampil enerjik di panggung utama, dengan Li Lan sebagai instruktur. Kegiatan juga dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-80 RI ini, selama satu jam penuh, dari pukul 18.00 hingga 19.00, mereka menari mengikuti irama 17 lagu yang dipandu dengan gerakan ritmis khas line dance.


Keringat mengucur deras, namun semangat tak surut. Gerakan teratur yang selaras dengan musik membuat para penari terlihat kompak dan penuh keceriaan, menarik perhatian para pengunjung yang lewat. Banyak yang berhenti sejenak untuk menikmati pertunjukan sekaligus merasakan atmosfer positif yang tercipta.



Ani Tjendrawati mengaku bahagia dapat tampil bersama anggota Hakka Line Dance untuk memeriahkan Park Shanghai. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk merasakan manfaat line dance, yang bukan hanya menyehatkan fisik tetapi juga menyegarkan pikiran,” ujarnya, sambil mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir dan Laoshi Li Lan.


Ani Tjendrawati menambahkan, Hakka Line Dance rutin berlatih di Grand City setiap Senin dan Rabu pukul 05.50 pagi, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Menurutnya, line dance memberi banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan, hingga membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, serta melatih koordinasi dan daya ingat.


Sebagai penutup, seluruh peserta mendapat bingkisan menarik, menjadi kenang-kenangan manis dari malam penuh tawa, gerak, dan kebersamaan ini. (Red)

Jumat, 11 Juli 2025

Sanda: Olahraga Bela Diri Modern Berakar dari Tradisi Militer Tiongkok

Sanda, atau Sanshou, adalah cabang bela diri modern dari Tiongkok yang merupakan bagian dari wushu. Olahraga ini menggabungkan teknik pukulan, tendangan, gulat, dan lemparan, serta berakar dari latihan tempur militer Tiongkok kuno.

Awalnya berkembang dari pertarungan bebas di arena tradisional Lei Tai, Sanda kemudian diadaptasi menjadi olahraga kompetitif dengan aturan jelas dan perlengkapan pelindung seperti helm dan body protector.

Tujuan utama Sanda adalah membentuk kemampuan bela diri yang efektif dan meningkatkan kebugaran fisik secara menyeluruh.

Manfaat Sanda antara lain:

Kebugaran fisik: Melatih kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan kelenturan. Kemampuan bela diri: Efektif untuk pertahanan diri melalui teknik serang dan tangkisan. Disiplin dan fokus: Membentuk konsentrasi dan ketahanan mental. Kepercayaan diri: Meningkatkan rasa aman dan percaya pada kemampuan diri. Koordinasi dan keseimbangan: Mengasah kontrol tubuh dan respons motorik.

Lebih dari sekadar bela diri, Sanda menjadi sarana pengembangan diri yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental. 


散打:源自中国军事传统的现代搏击运动

散打(又称散手)是源自中国、融合传统武术与现代格斗技巧的实战性体育项目,属于武术的重要组成部分。该项目集拳法、腿法、摔法于一体,最初起源于中国军队的徒手格斗训练,后发展为具有规范竞赛规则的竞技项目。

散打的雏形可追溯至古代擂台上的自由搏击,经过演变后逐渐形成现代体育赛事形式,并配备头盔、护体等防护装备,保障选手安全。

散打的核心目标 是锻炼实战防身技能,同时提升身体素质与心理素养。

散打的主要益处包括:

增强体能: 全面提升力量、耐力、灵活性与爆发力;

提升技击能力: 掌握有效的打击与防守技巧,具备实战防身能力;

培养纪律与专注力: 训练过程需高度集中,有助于强化意志与自律性;

增强自信心: 熟练掌握技巧后,提升对自身能力的信任与安全感;

改善身体协调与平衡: 系统训练可促进身体各部位的协同与平衡控制。

散打不仅是一项搏击运动,更是一种全面锻炼身心、开发潜能的方式,展现中华武术在现代体育中的传承与发展。

Kamis, 29 Mei 2025

ATTI Borong 62 Emas di Kejurnas Wushu CSWI Cup 2025 Piala KONI Jatim




Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia (ATTI) di ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Wushu Citra Satria Wushu Indonesia (CSWI) Cup 2025. Digelar di Fairway Nine Mall Surabaya pada 23–25 Mei 2025, kejuaraan ini memperebutkan Piala KONI Jawa Timur dan diikuti oleh berbagai kontingen dari seluruh penjuru tanah air.

Ketua Umum ATTI, Laoshi Adi SetiagoSetiago menyampaikan kabar gembira bahwa kontingen ATTI berhasil menyapu bersih podium dengan raihan luar biasa: 62 medali emas, 20 perak, dan 21 perunggu.

“Jurus Taijiquan yang saya kompilasi sendiri — Tianxia Taijiquan 9, 19, dan 32 jurus — juga ikut dilombakan dan mendapat sambutan luar biasa dari para peserta dan juri,” ujar Laoshi Adi Setiago dengan penuh kebanggaan.

Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal dan meminta mereka untuk terus semangat dalam meraih prestasi di masa depan.

“Selamat kepada seluruh anggota ATTI yang telah mengharumkan nama organisasi dan bangsa. Ini baru awal dari perjalanan panjang kita bersama. Teruslah berkembang dan menginspirasi,” tambahnya.




Sebagai tokoh penting dalam perkembangan olahraga Taijiquan di Indonesia, Laoshi Adi Setiago terus aktif dalam menyebarkan semangat positif melalui olahraga ini. Ia menjadi narasumber Seminar dan Pelatihan Tianxia Taijiquan 9 Jurus, serta menulis buku berjudul “Pelatih Tai Ji Quan yang Handal” yang telah menjadi panduan banyak pelatih dan praktisi Taiji di Indonesia.

Lebih dari sekadar olahraga, Laoshi menekankan bahwa Taijiquan membentuk pola pikir positif, melatih kesabaran, dan mengajarkan cara memandang orang dari kelebihannya, bukan kekurangannya. Ia juga menyoroti bahwa Taijiquan adalah olahraga yang terjangkau, sederhana, dan bisa dilakukan oleh siapa saja, dari berbagai usia dan latar belakang.

ATTI bukan hanya sekali ini menorehkan prestasi. Sebelumnya, organisasi ini juga menjadi juara umum Kejuaraan Veteran Wushu Nasional Piala Wali Kota Batu dan Piala KONI Sidoarjo. Selain itu, ATTI aktif menyelenggarakan berbagai event bergengsi seperti Kejuaraan ATTI Malang Raya dan Kejuaraan Online Taijiquan New Year Festival 2025, yang diikuti oleh ratusan atlet dari seluruh Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, ATTI terus membuktikan diri sebagai kekuatan besar dalam dunia Taijiquan nasional. Maju terus untuk ATTI dan semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus bergerak, berlatih, dan berprestasi. (Red)

Selasa, 06 Juni 2023

FOBI Jatim Resmi Anggota Baru KONI Jatim



Rakerprov (Rapat Kerja Provinsi) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur yang digelar di Ballroom Grand City Convex, tepat pukul 4 sore, 31 Mei 2023, memutuskan 4 Cabang Olahraga (Cabor) menjadi anggota baru, salah satunya Cabor Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jatim.

Ketua Umum KONI Jatim M. Nabil menerima langsung bendera FOBI Jatim dari Chandra Wurianto Woo Ketua FOBI Jatim. Selanjutnya, M. Nabil menyerahkan SK FOBI Jatim resmi sebagai anggota baru.

Chandra Wurianto Woo menyampaikan sangat bersyukur FOBI Jatim telah memenuhi syarat dan sah bergabung menjadi anggota baru KONI Jatim. 

"FOBI Jatim saat ini sedang mempersiapkan diri mengikuti PON 2024 di Aceh, Sumatera Utara. Semoga atlet FOBI Jatim bisa meraih prestasi," ucap Chandra Wurianto Woo didampingi pengurus Anies Rungkat, Tjokro Pontjoharyo dan Chriswanto. 





Rakerprov KONI Jatim 2023 dihadiri wakil Ketua Umum KONI Pusat, Gubernur Jatim, Forkopimda, Rektor Unesa, perwakilan pengurus olahraga, Keluarga Besar KONI Jatim, dan tamu undangan lainnya. 

Masih pada hari yang sama, Chandra Wurianto Woo bersama Konjen RRT di Surabaya menghadiri resepsi HJKS ke-730, tepat pukul 8 pagi di halaman Taman Surya, Balai Kota. 

Perayaan dihadiri 1000 tamu undangan, termasuk Konsulat Jenderal negara sahabat, Forkopimda Kota Surabaya, akademisi, pemuka agama, tokoh masyarakat dan sebagainnya.

"Pemerintah Kota Surabaya tidak mungkin bisa berjalan sendiri diperlukan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga kota ini," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Pada kesempatan itu, Chandra Wurianto Woo selaku Ketua Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya, FOBI Jatim, dan Yayasan Senopati Surabaya, mengucapkan terima kasih atas undangan Wali Kota. 

Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya, FOBI Jatim, dan Yayasan Senopati Surabaya aktif berperan dalam semua kegiatan seni budaya yang diadakan Pemkot Surabaya, seperti; Festival Rujak Uleg, Parade Bunga dan Budaya, serta hadirnya Wisata Kya Kya Surabaya. (Red)

Rabu, 17 Mei 2023

Wali Kota Surabaya Ajak Ratusan ASN Senam Taichi di Balai Kota



Pertama kalinya olahraga Tai Chi diperkenalkan oleh Toni Liono Ketua Umum Duta Taichi Indonesia di hadapan Wali Kota Eri Cahyadi dan 500 ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkot Surabaya, di halaman Balai Kota Surabaya, tepat pukul 6 pagi, Selasa (16/5/2023) 

Eri Cahyadi bersama para karyawan dan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemkot Surabaya mengikuti gerakan Tai Chi yang luwes namun membuat keringat bercucuran.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui gerakan Tai Chi sangat luar biasa untuk organ tubuh dan otot,  hingga ia mengeluarkan banyak keringat. Tai Chi meningkatkan kesehatan dan stamina, akunya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Toni liono dan jajaran Duta Taichi Indonesia. Pagi ini kita senam bersama PNS Pemkot Surabaya. Tetap semangat. Senam ini menguras tenaga, jangan sampai protol," kata Cak Eri panggilan akrab Wali Kota Surabaya.

"Setiap Selasa dan Jumat jam 6 pagi bisa senam Tai Chi di Balai Kota. Kalau Senin sampai Sabtu setiap hari bisa di Duta Taichi Pusat," ujar Cak Eri.


Toni Liono Founder Duta Taichi Indonesia menambahkan apabila ingin memperdalam Senam Taichi,  Senam Duta, Senam AWS3, Senam Qi Kung, LTK.. bisa datang ke Duta Taichi Pusat, Jalan Undaan Wetan No. 56 Surabaya, belakang Toko Duta Ban, lewat Jalan Kalisari 1, ada puluhan guru/pelatih senior siap mengajar fasilitas semuanya GRATIS.

"Bagi yang ingin mendirikan Sasana Senam Taichi juga kami fasilitasi, semuanya GRATIS tanpa syarat dan akan kami berikan pelatih yang sudah berpengalaman. Semua kami lakukan demi menyehatkan semua lapisan masyarakat untuk lebih sehat," ujar Toni Liono pendiri Duta Taichi Indonesia.





Toni Liono juga berharap warga Surabaya bisa mengikuti olahraga Tai Chi di halaman Balai Kota.

"Betapa pentingnya olahraga yang tepat terutama bagi usia 40 tahun ke atas. Agar terhindar dari SARCOPONIA yakni penurunan kekuatan Muscle otot dan kinerja fisik yang sering terjadi pada usia lanjut," terang Toni Liono yang berharap diresmikannya cabang Duta Taichi di Balai Kota Surabaya.

Toni Liono menyatakan berkomitmen untuk terus mendirikan banyak sasana Tai Chi di tanah air. Sebagai wujud rasa syukur atas kesembuhan dan kebugaran kesehatan yang telah didapatnya.

Sebelum mengenal Ling Tien Kung dan Taichi, Toni Liono mengaku menderita sakit migrain dan vertigo selama 6 tahun yang tak kunjung sembuh, walaupun sudah ke berbagai dokter mancanegara. 

Namun, setelah mendalami olahraga yang tepat, kini Toni Liono merasakan badannya bugar dan sehat. Penyakit migrain vertigo, hipertensi, diabetes yang dideritanya telah sembuh.

"Sebagai bentuk rasa syukur, kami berkomitmen mendirikan banyak sasana di Indonesia, agar Tai Chi dikenal di seluruh lapisan masyarakat. Hingga menjadi alternatif kebugaran dan kesehatan," pungkasnya.

Selain menjaga kesehatan, senam bersama ini juga sebagai momen untuk mempertebal suasana guyub rukun antar karyawan Pemkot Surabaya. 

Senin, 15 Mei 2023

Sebelas Sasana Baru Cabang Duta Taichi Indonesia Berkomitmen Populerkan Taichi di Masyarakat


Dewan Pengurus Duta Taichi Indonesia melantik 11 pengurus sasana baru, tepat pukul 7 pagi, bertempat di Duta Taichi Pusat, Jl.Undaan Wetan No 56, Sabtu 13 Mei 2023.

Berikut sebelas sasana baru di antaranya; Sasana Sehati Duta Taichi, Sasana Dengkul Trawas, Sasana Darmo Harapan, Sasana Sehat Jombang, Sasana Ketintang Permai, Sasana Duta Taichi Trawas,  Sasana Tamiajeng Trawas, Sasana Duta Taichi Pacet, Sasana Rogojampi Banyuwangi, Sasana Jurang Indah, dan Sasana Aroba Porong.

Founder Duta Taichi Indonesia, Toni Liono menyatakan komitmennya untuk terus mendirikan banyak sasana Taichi di semua pelosok di tanah air. Semua ini dilakukan, sebagai wujud rasa syukur atas kesembuhan dan kebugaran kesehatan yang telah didapatnya.





Toni Liono Ketua Umum Duta Taichi Indonesia didampingi Rachmad Yohanes Ketua DPC dan KH Zainuddin Husni Ketua DPP melantik langsung pengurus 11 sasana baru tersebut. 

Diawali dengan Ketua DPC Duta Taichi Indonesia H. Rachmad Yohanes membacakan surat keputusan. 

Dilanjutkan, Ketua DPP Duta Taichi Indonesia, KH Zainuddin Husni membacakan sumpah janji yang diikuti seluruh pengurus sasana baru. Kemudian Toni Liono menyerahkan SK kepada 11 ketua sasana baru.

Founder Duta Taichi Indonesia, Toni Liono menyatakan komitmennya untuk terus mendirikan banyak sasana Taichi di semua pelosok di tanah air. Semua ini dilakukan, sebagai wujud rasa syukur atas kesembuhan dan kebugaran kesehatan yang telah didapatnya. 

Toni menceritakan, sebelum mengenal Ling Tien Kung dan Taichi, ia menderita sakit kronis selama enam tahun yakni migrain dan vertigo yang tidak kunjung sembuh, walaupun sudah ke berbagai dokter mancanegara. 

Namun setelah mendalami olahraga yang tepat, kini badannya terasa bugar dan sehat. Penyakit migrain vertigo, hipertensi, diabetes yang dideritanya telah sembuh.

"Sebagai bentuk rasa syukur tersebut, kami berkomitmen mendirikan banyak sasana di Indonesia. Dengan demikian Taichi akan lebih dikenal di seluruh lapisan masyarakat, hingga menjadi alternatif kebugaran dan kesehatan," ujarnya.

Toni Liono berharap masyarakat luas semakin mengerti pentingnya memilih olahraga yang tepat untuk kesehatan untuk hari tua. Salah satunya mempelajari Taichi.

Ketua KORMI Jatim, Hudiyono mengatakan, dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan disebutkan, bahwa untuk bisa menjadi Inorga (Induk Olahraga), harus berdiri perwakilan cabang olahraga yang sama sedikitnya di tiga daerah. 

"Duta Taichi Indonesia sudah berdiri lebih dari lima kabupaten dan kota, maka untuk menjadi Inorga keberadaannya sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan," terangnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pariwisata Jatim ini menambahkan, selama memasyarakatkan olahraga di semua pelosok Jatim, dirinya juga memperkenalkan Taichi pada beragam komunitas. Hasilnya, sejumlah Pondok Pesantren tertarik dan ingin mendirikan sasana seperti yang telah dikembangkan Duta Taichi Indonesia.

"Ini menunjukkan bahwa Duta Taichi Indonesia berhasil menjadikan olahraga Taichi mudah dikenali oleh beragam masyarakat. Tidak hanya pada komunitas dan kelompok masyarakat etnis tertentu," ujarnya.

Teguh Kinarto Ketua Pembina, berharap Duta Taichi terus tumbuh berkembang secara konsisten, berkomitmen rajin berlatih. 

"Dapat menjadi sasana yang berinteraksi dan menginspirasi masyarakat untuk mau berolahraga, tumbuh, serta sehat bersama sama," ucapnya.

Indah Kurnia Anggota DPR RI Komisi XI menyatakan dukungan terhadap Duta Taichi Indonesia. Ia meminta Toni Liono dan jajarannya terus menghidupkan duta taichi dimanapun berada mengajarkan hidup sehat dan olahraga Taichi.

Prosesi pelantikan sebelas sasana itu diawali dengan seluruh hadirin bersama-sama melakukan Senam Tepuk Nadi dan AWS 3.

Pelantikan disaksikan pengurus, anggota, pelatih, dan Laoshi Duta Taichi Indonesia, Bambang Sujanto Pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya, M. Sunar Ketua Kormi Surabaya, dan Teguh Gunawan Anggota DPRD Jatim. 

Senin, 18 Oktober 2021

Akhirnya Indonesia Boyong Piala Thomas Setelah 19 Tahun Menanti



Kemenangan yang diraih Jonatan Christie dengan menaklukkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, dan 21-14, akhirnya membuat Indonesia memboyong Piala Thomas setelah 19 tahun menanti. 

Sebelumnya, Anthony Ginting berhasil menaklukkan Lu Guangzhu 18-21, 21-14, 21-16, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhao Hao Dong 21-12, 21-19, menjadikan skor Indonesia 3-0 lawan China.

Indonesia empat belas kali memboyong Piala Thomas, yakni 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, dan 2020.

Saat itu tahun 2002 Tim Indonesia diisi Taufik Hidayat, Hendrawan, Marlev Mainaky, hingga pasangan ganda Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan Halim Haryanto/Tri Kusharyanto melibas Tim Malaysia Dengan skor 3-0.

Presiden Jokowi menyampaikan selamat kepada seluruh atlet bulutangkis Indonesia dan para pelatih yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Presiden Jokowi turut menyaksikan laga final Piala Thomas 2020 hingga akhirnya Jonatan Christie melompat mengepalkan tangan dan berteriak girang di akhir gim ketiga. Indonesia juara!

Minggu, 28 Maret 2021

Knight Floorball Club Ajak Penyandang Disabilitas Menjadi Atlit Berprestasi



Penyandang Disabilitas berhak mendapat kesempatan yang sama untuk meraih prestasi di segala bidang. Termasuk, menjadi atlit Cabang Olahraga (Cabor) Floorball.

Cabor Floorball atau Bola Lantai adalah cabang olahraga baru yang menyerupai olahraga Hockey. Bedanya, Hockey harus dilakukan dilapangan terbuka atau outdoor. Sedangkan, Floorball bisa dilakukan dilapangan futsal atau indoor.

Knight Floorball Club mengajak teman teman penyandang Disabilitas yang tergabung dalam Tim Atlit Spesial Olympics Jatim berlatih bersama pada Jumat, 26 Maret 2021 di Lapangan Futsal Gool Mangga Dua Surabaya.

Firda Aulia Gr., S.Pd, Founder sekaligus Pembina Utama Knight Floorball Club menyampaikan pertandingan persahabatan ini merupakan bentuk kepedulian Knight Floor Club terhadap anak anak penyandang Disabilitas.



“Melalui latihan dan pertandingan persahabatan ini Knight Floorball Club ingin mencari, mencetak dan membibit atlit atlit Floorball yang berprestasi dari anak anak penyandang disabilitas,” kata Firda.

Meskipun memiliki keterbatasan, lanjut Firda, namun para penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk dapat meraih prestasi dibidang olahraga. Apalagi, di Indonesia belum ada atlit cabor Floorbal dari penyandang disabilitas. Sedangkan, di luar negeri sudah banyak.

Menurut Firda, Cabor Floorball untuk penyandang disabilitas yang digagas pertama kali oleh Knight Floorball Club ini juga pertamakali diadakan di Indonesia. Dan terbukti, antusias serta semangat para orang tua dan anak anak disabilitas sangat besar.

“Meskipun, melatih penyandang disabilitas cukup sulit dan membutuhkan proses. Namun, inilah seni dan keseruan yang membuat kita semua selalu semangat berolahraga Floorball bersama penyandang disabilitas,” terangnya.

Perlu diketahui, Knight Floorball Club ini tidak hanya membuka kelas untuk umum saja tapi juga kelas khusus bagi anak anak berkebutuhan khusus atau Sekolah Luar Biasa (SLB). Sehingga, siapapun bisa menjadi atlit Cabor Floorball.

Dewi orang tua Diva penyandang disabilitas kelas 5 SLB Surabaya mengaku terharu dan bangga. Ternyata, putrinya tertarik mengikuti cabor Floorball yang digagas oleh Knight Floorball Club.

“Semoga, melalui olahraga Floorball ini bisa memberikan suasana dan semangat baru buat Diva juga anak anak disabilitas lainnya di seluruh Indonesia khususnya Jawa Timur,” harap Dewi.



Dalam olahraga Floorball yang dimainkan dilapangan indoor ini dibutuhkan 6 pemain dalam setiap tim yang bertanding. Terdiri dari pemain bertahan, menyerang, dan penjaga gawang.

Sedangkan, peralatan yang dibutuhkan adalah stik berbahan karbon yang ujungnya berbahan plastik dan bolanya juga berbahan dasar yang sama dengan motif berlubang.

“Bagi generasi milenial dan teman teman SLB yang ingin bergabung menjadi anggota Knight Floorball Club bisa menghubungi kami di 085745705004,” ungkap Firda.