Senin, 04 Mei 2020

Yayasan HM Cheng Hoo Indonesia - PITI Jatim Bersama Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya Distribusikan 2.160 Paket Sembako Tahap Kedua


Setelah mendistribusikan 5000 paket sembako Tahap Pertama sebelum bulan Ramadan lalu, kini kembali Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jatim, Yayayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) bersama Paguyuban Masyararakat Tionghoa Surabaya (PMTS) mendistribusikan paket sembako sebanyak 2.160 paket, pada 4 Mei 2020.

Ketua YHMCHI membuka acara

Penyerahan dilaksanakan di halaman Masjid Cheng Hoo secara simbolis kepada warga terdampak wabah Covid-19 di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. 

Adapun para penerima diantaranya; 
1. Marbot Mushola/ Masjid
2. Mudin
3. Anak Yatim Piatu
4. Janda Dhuafa & Dhuafa
5. Abang Becak
6. Difabel
7. Anggota Ngasal (Ngaji Salon)
8. Guru Ngaji
9. Awak Media cetak
10. UTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Jatim.

penyerahan paket sembako

2.160 Paket sembako terdiri dari 3 jenis;
(1) 240 paket sembako berisi 5 kg beras, 5 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng,
dan 1 buah masker kain.
(2) 420 Paket sembako berisi 3 kg beras, 1 liter minyak goreng, 8 bungkus mie instan, 5 buah sabun dan 1 buah masker kain.
(3) 1500 paket berisi 3 kg beras, 1 buah sabun, 1 buah kecap, 1 buah makanan kaleng dan aneka makanan ringan.

Baca Juga : Ramadan di Tengah Wabah Corona Pengurus Masjid Cheng Hoo Surabaya Blusukan Bagi Takjil dari Rumah ke Rumah Warga Terdampak

Paket sembako diterima; 
1. Masjid/Mushola daerah Keputran Kejambon, Keputran Pasar kecil, Kanginan, Ngemplak Ketabang, Legundi, dan Undaan Wetan Ketabang.
2. 72 mudin dari Kelurahan Ketabang, Kapasari, Embong Kaliasin, Peneleh, dan Genteng.
3. 1.285 Anak Yatim Piatu dari 23 Panti Asuhan/Yayasan Noor Musholla, Yayasan Sohibul Yatim, Sawah Pulo Wetan, Yayasan Nurani Mandiri Indonesia, TPQ Riyadhul Jannah, Warga Tenggumung, Kapas Madya Barat, Al-Maratus Sholichah, Masjid Al-Falach, Roudlotul Aitam, Ta'mir Masjid At-Taqwa, Masjid An-Nur, PA. Muhammadiyah, Chairul Nisa, Noor Islam, Muslimat NU, Yayasan Hidayah Ar-Rahmah, Simokerto, SD Islam Cheng Hoo, Himatun Ayat, Cahaya Umat Madani, Warga RW 9 Kapasari, dan Yayasan Syifa Ul-Quluub.
4. 200 Janda Dhuafa & Dhuafa dari yayasan-yayasan anak yatim piatu. Kaum dhuafa dari Kelurahan Embong Kaliasin.
5. Abang Becak sekitar Masjid M. Cheng Hoo Surabaya.
6. Difabel dari wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, yakni Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta (YPAB Surabaya) dan Sanggar AL-Ikhlas (mencakup Gresik dan Sidoarjo)
7. 70 anggota Ngasal (Ngaji Salon).
8. 98 Guru Ngaji dari data Suara Muslim Surabaya dan 141 guru ngaji Masjid Mambaul Hisan, Tarbiyatul Wildan,
Mambaul Ilmi, Al-Fatich, Roudohotul Ikhwan, Tanbiul Ghofilin, Nurul Hidayah
Ngaglik, Al-Azhar, Nurul Huda An-Nur, Athfal Walidain, Tahsinul Akhlak, Al-Aslah, Al-Hikmah, Durrotun Al-Muta'alim, Farma Warta, Al-Maslahah, Ar-Rahmah, Al-Hidayah Gembong, Mubarok, Babus Salam, Miftahul Jannah, Al-Falah, Roudlotul Jannah, Sabilillah, dan Solehudin.
9. 36 Awak Media Cetak dari PMII (Perkumpulan Media Mingguan Indonesia)
10. 35 anggota UTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Jatim terdiri dari 35 orang.

Paket sembako disalurkan pada 5 Mei 2020 ke wilayah masing-masing. Sedangkan para panitia pelaksana pembangian sembako mengacu pada SOP atau standarisasi kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, jelas Achmad Subiantoro selaku ketua pelaksana acara.

Pada saat pembagian sembako, para relawan dan panitia sudah dicek suhu badan, saat pembagian sembako menggunakan sarung tangan, penutup wajah atau face shield, hand sanitizer serta tetap menjaga jarak fisik.

"Pelaksanaan standar kesehatan saat pembagian sembako diperhatikan panitia, sehingga tidak menimbulkan ekses yang tidak diharapkan. Kami berharap dengan diberikan paket sembako dan paket lebaran dapat meringankan beban masyarakat terdampak," imbuh Achmad Subiantoro.

Ketua Koordinator Paguyuban Masyarakat Tionghoa Liem Ou Yen menginformasikan PMTS yang beranggotakan para pengusaha peduli dampak Covid-19 telah membagikan 11 ribu paket sembako. 

"Kami tidak bisa membagikan paket secara langsung, karena tidak boleh ada kerumunan. Namun jumlah paket sembako untuk Ramadan dan lebaran jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu," ujarnya.

suasana acara

Ketua YHMCHI H.A. Nurawi mengungkapkan tetap bersemangat pengurus Masjid Cheng Hoo dalam menghadapi Ramadan yang tidak bisa menyelenggarakan sholat tarawih. Namun masih bisa melakukan pembagian nasi kotak berbuka door to door ke warga terdampak. Nurawi merasa prihatin, karena biasanya menyelenggarakan santunan anak yatim, namun kini hanya bisa mengirim paket sembako.

YHMCHI, PITI Jatim, bersama PMTS telah menyerahkan bantuan paket sembako ke Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, Kapolisian, Kodam V Brawijaya, NU, Muhammadiyah dan sebagainya, terang Nurawi, sebagai bentuk turut bertanggung jawab kepada warga terdampak, agar tidak terjadi kelaparan.

0 komentar:

Posting Komentar