Sabtu, 11 April 2026

Puteri Indonesia Pendidikan 2025 Ajak Para Siswa Xin Zhong School Berani Raih Mimpi


Rinanda Aprillya Maharani, Puteri Indonesia Pendidikan 2025 asal Kalimantan Timur, melakukan kunjungan ke Xin Zhong School pada 6 April 2026. Rinanda, yang dinobatkan pada 2 Mei 2025, merupakan Puteri Indonesia Pendidikan pertama dari Samarinda dan dikenal fokus mengangkat isu ketimpangan akses pendidikan di Indonesia.

Kedatangannya disambut meriah dengan pertunjukan angklung oleh para siswa. Selama kunjungan, Rinanda berkeliling sekolah didampingi dua siswa sebagai pemandu. Ia menyaksikan berbagai aktivitas, mulai dari siswa yang bermain basket hingga proses pembelajaran di kelas 2 yang sedang berlangsung pelajaran Bahasa Mandarin. Salah satu guru juga memperkenalkan fasilitas kelas berupa smart board yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.




Antusiasme siswa terlihat jelas saat menyambut Rinanda. Mereka mengenalnya sebagai Puteri Indonesia Pendidikan dan tampak bersemangat berinteraksi. Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama para guru, serta menyaksikan penampilan salah satu siswa yang memainkan alat musik tradisional Tiongkok, guzheng. Rinanda pun menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari alat musik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rinanda juga menjadi narasumber talkshow bertema "Be Brave to Pursue Your Dreams" yang diikuti siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, serta para guru. Kegiatan ini digelar di aula lantai 3 sekolah. Ia berbagi kisah bahwa cita-citanya menjadi Puteri Indonesia telah tumbuh sejak usia lima tahun dan akhirnya terwujud melalui kerja keras dan ketekunan.

Rinanda menjelaskan bahwa perjalanannya tidak mudah. Ia harus menempuh pendidikan tinggi, mengasah pengalaman, serta bersaing dengan 44 perwakilan dari berbagai daerah. Ia menekankan pentingnya percaya diri, kemampuan mengevaluasi diri, serta rasa syukur. Menurutnya, menjadi Puteri Indonesia berarti membawa nama bangsa di kancah internasional dengan memperkenalkan budaya dan keunggulan Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa masa sekolah merupakan periode emas untuk membangun mimpi dan menentukan masa depan. “Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan beranilah meraih cita-cita,” pesannya kepada para siswa.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa siswa dengan berani maju ke depan untuk bertanya, bahkan menyampaikan keinginan mereka menjadi Puteri Indonesia. Rinanda pun memberikan apresiasi atas keberanian tersebut.

Sebagai penutup, Rinanda Aprillya Maharani menerima cinderamata yang diserahkan oleh Bapak Heru Budihartono selaku Ketua Yayasan Sarana Hubungan Harmonis Sejahtera (SHHS). Rinanda juga membubuhkan tanda tangan pada sebuah plakat sebagai kenang-kenangan. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Rinanda yang telah berbagi pengalaman serta menginspirasi para siswa. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar